Larik Tak Berpuisi #1
~ Gerimis. Adakah tetes hujanmu menderas siang ini? ~
~ Mencecap keheningan. Merasai hadir-Mu di penghujung malam.~
~ Matamu adalah langit malam, Membias dalam kelam. Aku luruh dalam dekap pelukmu. #langitmalam ~
~ Tiada menjadi ada dan kembali kepada ketiadaan. Aku dan Kamu. Lebur dalam kesunyian.~
~ Aku ingin bersamamu dalam dingin malam dan rintik hujan.~
~Mendekap dingin malam bersama rinai hujan dan bayangan tentangmu. Adakah kau baik-baik di sana? ~
~ Engkau dan aku berada dalam dimensi yang berbeda, kosong dan hampa. ~
~ Tak ingin kusimpan keluh, walau tanya tak juga berjarak ~
~ Ada yang menyerpih, sebuah ingatan tentangmu, dulu. ~
~ Senja selalu menawarkan pedar rindu yang tak juga usai. ~
~ Kesunyian meriap mengalirkan udara dingin yang semakin pekat.~
~ Sejenak kusesap luka sejak jejakmu lindap ditelan langit malam. ~
~ Memetik senja berselimutkan malam. ~
~ Rindu adalah ketika gerimis turun dan sosokmu menjelma dibalik rinai hujan. #rindu ~
~ Pikiranku berkelindan dalam ruang kosong. Hampa.~
~ Bayangmu memudar bersama pekatnya malam. ~
~ Ada rindu menyeruak dalam gerimis sore hari.~
@In 2009-2011