Keluhku, Ibu
Kemarin aku menangis di pelukanmu, Ibu
menuang segala rasa yang tak lagi mampu kutahan
katamu aku tak boleh menyesali segalanya
katamu aku harus selalu tabah dan tegar
Namun dadaku sesak
Hatiku perih
Mengapa aku tak bisa memaafkan?
Mungkin luka itu sudah tak mampu lagi kubendung