Jalaluddin Rakhmat-The Road to Allah
Ingatlah rumpun berduri itu setiap kebiasaan burukmu
Berulangkali tusukan durinya menyobekkan kakimu
Berulangkali kau terluka oleh akhlakmu yang keji
Kamu tidak punya perasaan, tebal dan keras hati
Jika terhadap luka yang kamu torehkan pada orang
yang semuanya berasal dari watakmu yang garang
Kamu tak peduli, paling tidak pedulikan lukamu sendiri
Kamu menjadi bencana bagi semua orang dan diri sendiri
Ambillah kapak dan tebaslah seperti layaknya lelaki,
runtuhkan gerbang Benteng Khaibar, seperti Ali.
(Matsnawi, Buku kedua, 1240-246)