January 2012
3 posts
Kata
Kenangan masa lalu itu memang muncul kembali. Kadang tak sengaja terucapkan, dan kemudian sadar bahwa semuanya berbeda. Tak ada yang salah, pun tak perlu kata andai. Hanya satu tanyaku, pernahkah dalam masa dan waktu aku tak bersamamu, kau pernah mengingatku, walau mungkin hanya sekejab? ~9 September 2009
Jan 27th
Tak Suka
tak suka melihat kemunafikan di bumi ini. Suara-suara dalam topeng kebaikan semu memamerkan keburukan di belakangnya. saling berkejaran memburu simpati yang kosong tanpa makna. masih adakah dan terus ada semua kebohongan itu. tapi akan selalu ada kebaikan sejati di tengah kehancuran sekalipun. wujudnya yang sendiri senantiasa menghangatkan, untuk diri yang lelah dan sepi. karena lakon tak pernah...
Jan 27th
Bicara agama katamu soal baik dan benar pahala dan dosa menyitir ayat suci tak pernah lupa beribadat ritual selalu pertama Tapi, hatimu kotor tanganmu berselimutkan lumpur jiwamu tak terpuaskan Entah, setan apa yang ada di kepala Mungkin sebenarnya Kau tak lagi punya jiwa Hampa… Mati
Jan 11th
December 2011
1 post
Rindu
Mengapa manusia dianugerahi rasa rindu? Aku kira karena ruh manusia selalu berusaha mencari jiwa sejatinya, tempat bermula ia dihadirkan sebelum ia mewujud dalam bentuk daging, darah dan tulang. Kerinduan pada sesuatu yang tak terungkap namun terasa dalam setiap detak dan aliran darah.
Dec 19th
November 2011
4 posts
Larik Puisi #3
Hujan meniupkan kerinduan yang gigil, menderas menuju palung hatimu Cinta itu kekasih, tak mengenal bentuk. Yang ia tahu, debar itu untukmu Ada yang menggurat di sudut hati, saat langkah kita tak lagi satu Angin berlari menerabas pucuk-pucuk daun, sisakan lembar daun berguguran, seperti aku yang kehilanganmu Langit menggelap dan kerinduanku meriap bersama malam yang semakin pekat Hujan tumpah...
Nov 22nd
Diam #2
Aku ingin bicara berdua .. denganmu tak perlu kata hadirkan saja hatimu cukup hatimu untukku sepenuhnya tak kau dengarkah? aku menunggumu…
Nov 9th
Diam #1
…. …. …. Begitulah kita, hanya titik-titik
Nov 9th
Kosong
Apa yang sedang aku perjuangkan? Rasanya tak ada sejak kau tak benar-benar menginginkanku ah, aku salah mungkin dulu entah sekarang pun yang akan datang
Nov 9th
October 2011
7 posts
Keluhku, Ibu
Kemarin aku menangis di pelukanmu, Ibu menuang segala rasa yang tak lagi mampu kutahan katamu aku tak boleh menyesali segalanya katamu aku harus selalu tabah dan tegar Namun dadaku sesak Hatiku perih Mengapa aku tak bisa memaafkan? Mungkin luka itu sudah tak mampu lagi kubendung
Oct 28th
Tentang Suatu Masa
Berapa lama waktu memisahkan kita? 20? 25 tahun? mungkin juga lebih. Sungguh bukan waktu yang sebentar. Sudut sekolah, jalan-jalan menuju pulang dan pergi serta wajah teman-teman dan keriangan masa kecil terkadang melintas dalam mimpi malam hari. Ada masa di mana hati kita menjadi lebam. Terluka dan dilukai. Namun ada juga kenangan indah, manis, dan tak terlupakan. Kita adalah kanak yang...
Oct 28th
#4
Angin meniupkan daun-daun, menerbangkan kelopak bunga, jatuh di pelukmu. Kau pungutkah? Itu rindu yang membuncah.
Oct 28th
#3
Langit makin menggelap. Bintang-bintang bertaburan. Kelak, di bagian semesta manakah kita akan bertemu?
Oct 28th
di sudut hening
Suara adzan memecah kehampaan ruang Jalanan sepi Lampu-lampu dinyalakan Malam bertambah kelam Sepi dan getir meringkupi Silih berganti
Oct 28th
#2
Telah lama kuredam angan hingga tak lagi nyata samar mengabu Sunyi dan hening
Oct 14th
#1
sehelai daun mengabu, jatuh dari pucuk di ranting pohon sisakan hampa di ujung senja
Oct 8th
September 2011
1 post
2 tags
Sep 12th
1,919 notes
August 2011
6 posts
Aug 29th
Cinta hanya membutuhkan sedikit perhatian
Aug 14th
Maka kita ciptakan jarak tak saling ingin mengganggu hanya memandang dalam kejauhan sebab kita tak ingin saling melukai Dan hanya menyimpan semua kata, dalam diam
Aug 12th
4 tags
Aug 11th
653 notes
Cinta adalah pemberian-Nya, maka nikmati saja. Bukankah Tuhan memberi keindahan itu untuk menguji ketabahan kita?
Aug 11th
Pada kebisuan kita bertahan, berharap tak lagi saling melukai.
Aug 10th
July 2011
2 posts
Cinta
embun yang jatuh di dedaunan kelopak bunga yang bermekaran kupu dan sayap warna-warninya ulat yang menggeliat di dedauanan dan matahari yang hangat segalanya mengalirkan cinta 9 Juni 2011
Jul 9th
Rahasia
Di suatu masa, bintang besar meledak, menumpahkan isi perutnya ke angkasa. Ada aku, melayang-layang bersama serpihan lainnya. Dan, di sinilah aku sekarang Masih menyimpan kerinduan, pada bintang dan semesta Pada segala rahasia hari dan malam Pada yang tersembunyi 8 Juli 2011
Jul 8th
May 2011
12 posts
Sebuah Bintang Sebuah Matahari
Tengoklah ke langit luas Apa yang kau lihat? Seberkas cahaya berkedip Pernah ku tanya siapa dan darimana mereka dari sebuah negeri yang asing? di sebuah tempat sinar merah membara panas dan berpijar bola panas itu matahari dan ketika malam tiba dari tempatku yang jauh bara api itu menjelma menjadi bintang kerlipnya memenuhi langit memesona ~May 25, 2011~
May 27th
Tindarid
Perahu-perahu siap berlayar bergerak menjauhi daratan deburan ombak memecah kapal langit luas penuh bintang satu dua kerlip menemani para pelaut cahayanya tak lindap dalam pekat malam konon, seorang dewa mengangkat putra kembarnya ke langit agar mereka tetap bersama tak terpisahkan dan menjadi pelindung para pelaut ~~ terinspirasi dari kisah Pollux dan Cator, simbol dari konstelasi...
May 24th
Puisi #s1
pernahkah kau tau rasanya sepi dan sendiri serta getir yang melintas kekelaman menerkam kesedihan seperti tak usai tapi manusia selalu punya cara, untuk mengatasi kegelisahannya sendiri ~~ puisi ini terinspirasi dari kisah hidupnya Van Gogh. Kalimat terakhirnya sebelum dia bunuh diri adalah The sadness will last forever ~~ May 19, 2011
May 20th
Apa pedulimu?
apa pedulimu jika jiwaku luka? hatiku sesak sedang kau tak peduli sungguh tak peduli apa yang bisa kusalahkan? sedang tak ada yang salah mungkin aku yang terlalu naif atau bodoh? mungkin sebaiknya aku hilang saja lebur bersama kegelapan kosmik ~~May 18, 2011~~ untuk semua bentuk ketidakpedulian
May 19th
Larik Tak Berpuisi #2
~ Serupa angin lesapkan embun, bayangmu hilang bersama waktu. ~ ~ Di selasar hati kita bertemu, memagut rindu yang tak pernah usai. ~ ~ Pada senja ia meluruh, tentang cinta yang hilang dan rindu yang pedar. ~ ~ Hidup tidak pernah sama seperti juga senja yang selalu berganti. ~ ~ Hujan turunlah, lumatkan segala getir yang ada. Barangkali, tetes air mampu meredam semua luka. ~ ~ Apa yang...
May 8th
titik
menatah mimpi di dinding hati pecah berderak dada gemeratap lesap senyap 6 May 2011
May 8th
Maya
Semalam aku bermimpi tentangmu Tentang kita dan semua kenangan yang mengingatkanku akan dirimu Semua tampak nyata, sebelum akhirnya memudar perlahan Kau, tahukah? Aku tak pernah membiarkan diriku hanyut dalam sebuah perasaan yang tidak bernama ini Aku benci setiap kali melihat sosokmu hadir dalam mimpi-mimpiku Kau membuatku menangis diam-diam Lucu Entah apa yang kutangisi Rasanya bukan...
May 1st
Tanya
Kegelapan melingkupi sekelilingku Hanya desau angin bertiup lembut Kerlip bintang pun seakan enggan menampakkan sinarnya Ada tanya yang membuncah. Entah Resahku tak pernah lindap dalam putaran waktu Mengejar ke segala arah Aku harus bagaimana? 17 Desember 2010
May 1st
Rindukah Kau?
Aku ingin meracau tentang masa lalu yang mungkin ingin kau pupus aku tetap mengingat Hanya dalam puisi dalam larik tak bermakna di sudut gelap rindukah kau? 6 April 2011. 12.54 pm
May 1st
Di sini
Masihkah kau percaya langit itu sunyi? sedang bintang riuh berkejaran dan bulan pun tak henti berputar langit masih tampak kosong malam lesapkan senyap dingin gigilkan tubuh Di sini, aku menunggumu 6 April 2011. 2.29 pm
May 1st
Kata
Tak juga terlelap Kata-kata berkelindan ke segala arah Memenjarakanku Aku tertawan oleh pesonamu, kau tahu itu? Kata serupa rindu yang membuncah Menari-nari di setiap hurufnya Aku dan kata luruh dalam kebisuan 6 April 2011. 6.09 pm
May 1st
Langit Malam
Malam ini langit bertabur bintang dan bulan naik sepenggalah, kuning keperakan  Kau lihatkah, langit semakin gelap dan kerlip bintang mewujud cemerlang pendar cahayanya tak lindap dalam pekat malam seperti juga aku yang mencintaimu, selalu 6 April 2011 - 7.46 pm
May 1st
Larik Tak Berpuisi #1
~ Gerimis. Adakah tetes hujanmu menderas siang ini? ~ ~ Mencecap keheningan. Merasai hadir-Mu di penghujung malam.~ ~ Matamu adalah langit malam, Membias dalam kelam. Aku luruh dalam dekap pelukmu. #langitmalam ~ ~ Tiada menjadi ada dan kembali kepada ketiadaan. Aku dan Kamu. Lebur dalam kesunyian.~ ~ Aku ingin bersamamu dalam dingin malam dan rintik hujan.~ ~Mendekap dingin malam bersama rinai...
May 1st
March 2011
1 post
Mar 3rd
February 2011
1 post
Feb 10th
December 2010
1 post
Debu
Aku adalah debu Debu bintang Anak bintang Yang muncul dari sebuah ketiadaan Dan kembali dalam ketiadaan @In
Dec 7th
November 2010
1 post
Nov 24th
October 2010
5 posts
Gerimis
Gerimis kecil malam ini Langit kelabu, kosong dan hampa Dimanakah para bintang bersembunyi? Dan kemanakah sang bulan bertahta? Gerimis tak juga usai Seberkas cahaya datang membelah langit Meniupkan bunyi gemuruh memecah gelombang Gerimis adalah hujan kecil-kecil Yang menyampaikan sapanya kepada semesta kepada semua yang ada di bumi @In, 2010
Oct 23rd
Maha
Aku bertanya padaMu tentang sebuah cinta cinta yang tak mampu kupahami Aliran rasa yang tak mampu kusibak Terdiam dalam keheningan malam dan haru biru kesunyian semesta Munculkan Engkau dalam bayangku Dalam wujud yang sempurna @In, 2010
Oct 22nd
Keabadian
Raga tak lagi menapak bumi Menyelam ke dalam samudera ruh Lepaskan ikatan gravitasi Menepis angin memecah awan Riuh bersama tarian bintang Memintasi milyaran galaksi Membidas cahaya inikah kebebasan? atau inikah keabadian? @In, 2010
Oct 22nd
Cinta Sejati
Parasnya mampu membelokkan waktu Matanya bagai kerlip bintang di langit Senyumnya menawarkan kehangatan bagi jiwa yang sepi Segala padanya membiusmu sampai ke langit tujuh Dalam batas ruang dan waktu Segalanya lenyap tak berbekas Karena kesementaraan adalah milik bumi Dan keabadian adalah hak sang empunya langit Maka dimanakah cinta sejatimu? @In, 2010
Oct 22nd
Kau
Bayangmu ada pada langit malam pada cerlang bintang dan cahaya bulan pada kesunyian yang abadi Rasaku kian membuncah Dalam asa tak bertepi @In, 2010
Oct 22nd
August 2010
2 posts
Jalaluddin Rakhmat-The Road to Allah
Ingatlah rumpun berduri itu setiap kebiasaan burukmu Berulangkali tusukan durinya menyobekkan kakimu Berulangkali kau terluka oleh akhlakmu yang keji Kamu tidak punya perasaan, tebal dan keras hati Jika terhadap luka yang kamu torehkan pada orang yang semuanya berasal dari watakmu yang garang Kamu tak peduli, paling tidak pedulikan lukamu sendiri Kamu menjadi bencana bagi semua orang dan...
Aug 31st
Aug 13th
July 2010
1 post
Jul 19th
March 2010
1 post
Mar 8th